Kamis, 29 Juni 2017
Rahasi Allah SWT
Rahasia Allah, semua ciptaan NYA ada gunanya, termasuk setan dan iblis, alkisah setelah berhasil menguasai seluruh hewan dan jin, nabi Sulaiman as menyampaikan keinginannya untuk memenjarakan semua setan dan iblis, dengan alasan mereka itu mahkluk yang tak berguna, pada sama sekali awalnya Allah SWT tak mengabulkan permohonan nabi Sulaiman as tsb, "tidak ada kebaikan dengan memenjarakan mereka sama sekali" jawab Allah SWT, tanpa bosan nabi Sulaiman terus berdoa memohon agar segera dikabulkan permintaanya untuk memenjarakan semua setan dan iblis, akhirnya Allah mengabulkan permintaan tsb dengan syarat hanya untuk beberapa hari. Setelah semua setan dan iblis ditangkap dan dirantai, keesokan harinya nabi menyuruh stafnya untuk berjualan ke pasar, betapa kagetnya staf nabi tsb, tiada seorangpun yang dia ditemui, semua toko tutup, esok harinya hal yang sama dia temuinya lagi, pasar yang sepi tanpa seoranngpun yang muncul, selidik punya selidik semua pedagang dan orang-orang rupanya memilih tidak melakukan aktivitas keduniaan sama sekali, semua toko tutup, mereka sibuk beribadah di mesjid-mesjid dan merenung saat-saat kematian nanti. Akhirnya nabipun paham dan melepas semua setan dan iblis, kehidupan manusia kembali normal seperti biasanya lagi
Waktu
Hal yang paling mahal dan berharga di dunia ini adalah waktu, orang yang tidak punya waktu untuk belajar, beribadah, berekreasi ataupun bersosialisasi termasuk mengunjungi kerabat dan teman-temannya sebetulnya termasuk golongan orang-orang miskin, masuk akal juga demi kebutuhan perut dia terpaksa mengabaikan kebutuhan untuk melakukan hal-hal lain yang dapat membuat hidupnya lebih bewarna dan bermakna, semua harus dilakukannya sendiri agar dia bisa mendapatkan hasil yang memadai (uang). Sementara ada sebagian orang karena kemampuan keuangannya dapat membeli waktu orang lain guna meringankan beban kerjanya, karena kemampuan finansialnya dia bisa memperkerjakan beberapa pegawai untuk membantunya membereskan segala urusannya, inilah yang disebut dengan "usahanya jalan, kitanya jalan-jalan". Golongan pertama jumlahnya sangat banyak di Jakarta dan golongan kedua hanya ada segelitir, celakanya dari yang segelitir ini, hanya ada sedikit yang mengunakan kelebihan waktunya, dia gunakan untuk bersosialisasi, terutama sosialisasi lintas golongan
Langganan:
Postingan (Atom)