Minggu, 30 Oktober 2016

Made in China VS Made in Indonesia

Repost status 30 Agustus 2015

Ternyata temanku yang biasanya produksi tas sendiri sudah lama konveksinya tutup, sekarang tiap bulan ke Guang zho import berkontainer - kontainer tas, harganya jauh lebih murah jika dibanding produksi sendiri, "kasihan amat negri ini bisanya menjual tapi tak bisa produksi sendiri, terus karyawanya pada kemana ya ?" Batinku
2 Komentar
13 Toko Kebaya Tanah Abang, Ustad Edi, dan 11 lainny
Komentar..
Rizal Aziz.
Rizal Azis Kondisi spt yg bapak sebut itu sudah lama berlangsung pak...sejak dihapuskannya beamasuk dr tiongkok nah sejak itulah usaha konveksi,garmen,pecah belah kita sudah kalah harga dg produk tiongkok..padahal jika diuji kwalitasnya..produk kita lebih unggul...sekali lagi semua tergantung pemerintah mau tidak melindungi industri kita.Dg naiknya tarif listrik satu jenis saja sudah membunuh usaha kecil kita.
Batal Suka · Balas · 2 · 30 Oktober 2015 pukul 12:58
Khoe Seng Seng.
Khoe Seng Seng Setahu saya produk Indonesia masih jauh lebih baik dari produk Cina seperti produk textile jika dibandingkan produk textile Indonesia kwalitasnya jauh lebih bagus dibandingkan dengan produk textile Cina (pedagang Textile di Tanah Abang yang bicara), berhubung masyarakat disini (konsumen) inginnya murah dan melihat barang (Indonesia dan cina) yang kasat mata seolah-olah sama (padahal mutunya berbeda), mereka akhirnya membeli produk Cina yang harganya jauh beda dengan produk Indonesia. Inilah yang menyebabkan banyak pengusaha akhirnya gulung tikar dan menutup usahanya. Dan yang masih punya dana mengalihkan usahanya jadi pedagang bukan lagi sebagai produsen. Menangnya pengusaha Cina menurut saya hanya pada ongkos tenaga kerja yang sangat murah. Kenapa ongkos tenaga kerja bisa murah? karena biaya hidup di Cina terutama di pinggiran kota sangat murah (kebutuhan hidup sehari-hari untuk makan dan minum sangat murah). Saya pernah ke Cina sekitar tahun 2002 dan saya tanya ternyata buruh disana sangat murah hanya sekitar 300 ribu sebulan sementara di Indonesia sekitar 1 juta dan uang 300 ribu ini bisa menghidupi satu keluarga (orang tua dan seorang anak). Makanan di Cina sangat murah hanya dengan uang 3000 bisa makan kenyang dan lumayan enak menurut saya. Inilah juga salah satu faktor yang menyebabkan harga produk Cina bisa murah sementara di Indonesia pada saat itu sulit menandingi biaya tenaga kerja karena biaya hidup di Indonesia pada waktu itu juga sangat tinggi. Dan masih ada lagi penyebab yang lain yang membuat harga produk disini lebih mahal dari produk di Cina yang membuat pabrik disini banyak yang tutup dan pemilik yang masih punya modal beralih usaha menjadi pedagang. Inilah yang saya tahu.

Minggu, 23 Oktober 2016

Cerdik dan Pintar

Cerdik itu bisa mengunakan semua pengetahuan yang dia kuasai, sehingga dia terbebas dari semua masalah dan hidupnya terasa lebih mudah.
Kata temanku " Banyak yang dipelajari tapi sedikit yang diketahui atau dipahami, sedikit yang dipelajari tapi ngelotok (benar-benar dikuasai)".
Dengan kata lain orang pintar itu sangat memahami dengan rinci hal yang dia tekuni (geluti), tapi paham juga hal-hal umum di luar bidangnya (specialisasinya), dan dia adalah seorang spesialis sekaligus seorang generalis.
Contoh banyak pejabat negara ini yang sangat pintar di bidangnya, tapi keputusan dan ucapannya sangatlah bodoh ......tak perlu aku jelaskan.
Tak aneh jika kita baca komen2 rakyat kebanyakan di sosmed "dasar mentri gouuubloook" kebetulan sang mentri nengeluarkan atau mengucapkan sesuatu yang ngawur. Padahal semua orang di republik ini dengar ucapan presiden ketika melantiknya "inilah putra terbaik bangsa ini....bla bla ...bla..."

Kamis, 20 Oktober 2016

Hati Adalah Raja

Hati adalah Raja bagi tubuh manusia, dan tubuh manusia itu sendiri hanyalah prajurit bagi hati, yang sewaktu-waktu harus siap diperintah oleh sang Raja hati melalui keinginan-keinginan yang mengalir darinya.
Dalam menjalankan tugas-tugas hariannya, seorang Raja biasanya didampingi oleh hulu balang alias penasihat, yang akan memberi masukan-masukan kepada sang Raja agar kebijakan yang ditetapkan sang Raja bermanfaat buat seluruh rakyat.
Begitu juga halnya hati, dia bahkan memiliki dua penasihat; Akal dan Nafsu. Akal bagi hati adalah penasihat resmi, penasihat yang memiliki kekuatan ilmu, yang karenanya akan selalu memberikan nasihat-nasihat yang ilmiyah lagi benar kepada hati. Sementara nafsu adalah penasihat tidak resmi, karena ia tidak memiliki SK khusus dan resmi bahwa ia dihadirkan untuk menjadi penasihat bagi hati. Ia adalah penasihat yang melantik dirinya sendiri, yang dengan kekuatan hawa yang dimilikinya dia berusaha mempengaruhi hati sekaligus menguasainya. Karena itu selalu saja terjadi perselisihan antara dua sosok penasihat hati di atas. Bahkan bantai membantai pun kerap terjadi di antara keduanya.
Kalau begitu suara siapakah yang akan didengar oleh hati, Akal atau Nafsu? Tentu saja siapa diantara keduanya yang lebih lantang suaranya, dialah yang akan didengar hati.
Oleh karena itu perjuangan membebaskan hati dari pengaruh nafsu harus menempuh dua langkah yang harus dilakukan secara berbarengan, yaitu melirihkan suara nafsu dan menguatkan suara akal.

Sabtu, 15 Oktober 2016

Hubungan China - Indonesia, status fb 15/10/2016

Ngalau Basurek, Silungkang

ha ha, benar, sangat benar sekali, ucapan Ahok bagaikan virus yang merusak segalanya, merusak hatinya rakyat : panik, benci, marah, membuat galau satu republik, akibatnya rakyat tak hirau dengan bahaya yang jauh lebih besar "penjajahan China atas Indonesia". benar Oim Ismael Pillbars mungkin ini merupakan strategi musuh tradisional kita (China) sejak zaman baholak, apalagi "China berpengalaman dalam memainkan suasana hati pihak musuh"
di China (doktrim) itu tak ada yang namanya sahabat sejati, yang ada cuma "musuh abadi" yang harus dikalahkan, didominasi dan diperbudak, ini berlaku umum dalam hubungan antar bangsa "bangsa yang unggul selalu mengambil manfaat dari bangsa yang inferior atau bangsa yang kalah (looser). Maka pandai-pandailah kita bersikap terutama pemimpin negri ini. "jangan terlalu lugu"
Pada zaman orde baru (hub Indonesia dengan Barat) ; bantuan ekonomi, sebenarnya pinjaman atau hutang dari barat selalu disertai dengan persyaratan tertentu, misalnya "semua mesin, peralatan, material dan tenaga ahlinya harus dari mereka, walaupun kita mampu menyediakannya atau kita bisa mengadakannya dari sumber-sumber lain yang jauh lebih murah dan berkwalitas.
Sekarang (hub. Indonesia dengan China), selain persyaratan di atas kita juga masih dibebankan dengan harus menampung semua tenaga kerja (kasar) dari China walaupun disini banyak tenaga kerja kasar yang jauh lebih handal; dan murah
jujur, yang galieh dan cerdas tentu China, kita selalu kalah kalo nego dagang dengan China "ingat waktu kita jualan gas ke China" ha ha penduduk China 2 M pedagang semua lagi, orang-orang kita terlalu lugu atau terlalu gampang diakali

Sabtu, 08 Oktober 2016

Cash Flow VS Profit

Diskusi hal Cash Flow VS Profit via WA grup ex karyawan PT. Pirreli Indonesia, hari ini 8/10/2016

[10/8, 7:03 AM] Syafrudin Sabirin: Assalamualaikum, selamat pagi semua, pelajaran kita pagi ini. Salah satu penyebab utama kegagalan sebuah bisnis adalah : “ran out of cash” atau “kehabisan uang”
[10/8, 7:05 AM] Syafrudin Sabirin: Bisnis Untung tapi Tidak Ada Cash-nya, kok Bisa ya..?
[10/8, 7:15 AM] ‪+62 815-896‬: Ini akibat salah kelola cash flow ya uda..
[10/8, 7:15 AM] Syafrudin Sabirin: 😊👍
[10/8, 8:27 AM] ‪+62 812-832‬: Kl dalam pembukuan biasa atuh .. profit gede tapi ga ada uang cash
[10/8, 8:28 AM] ‪+62 812-832‬: Krn profit kan didapat dari = Omzet penjualan - biaya2
[10/8, 8:29 AM] ‪+62 812-832‬: Penjualan itu biasanya kan jarang cash, tapi selalu kita ksh tempo ke customer
[10/8, 8:29 AM] ‪+62 815-896‬: Lah profitnya dimana jadinya? Virtual profit.
[10/8, 8:29 AM] ‪+62 812-832‬: Nah kl AR = piutang dagang kita macet pembayarannya , uangnya kan ga ada 😜😜😜
[10/8, 8:32 AM] ‪+62 812-832: Biasanya uang cash yg kita terima juga kita putarin untuk beli inventory barang dagangan .. kl barang numpuk di gudang, cash flow jg mandek 😃
[10/8, 8:34 AM] ‪+62 812-832‬: Profit besar blm tentu uang cash selalu.ada,.tergantung AR nya lancar ga ? terus aging AR nya gimana ? bad debt nya brp % ..
[10/8, 8:59 AM] Syafrudin Sabirin: 😊👍
[10/8, 9:03 AM] Syafrudin Sabirin: Ada yang bilang profit itu darahnya (makanan)bisnis, sedangkan cash flow merupakan oksigenya sebuah bisnis, diumpamain manusia, "manusia masih bisa bertahan jika tak makan selama seminggu, akan mati jika tak bernafas hanya dalam tempo 5 menit aja"
[10/8, 9:28 AM] ‪+62 812-832‬: Benar banget .. Cash flow harus positif ga boleh minus .. percuma profit tinggi kl cash flow nya negatif ga bisa jalan tuh perusahaan
[10/8, 9:28 AM] ‪+62 812-832‬: Cash flow minus itu artinya prediksi AR kita yg bisa tertagih dll lebih kecil jumlahnya dibandingkan hutang atau pembayaran dll yang akan jatuh tempo
[10/8, 9:43 AM] ‪+1 (778) 68‬: Nah.. Pakarnya bicara 👍🏾
[10/8, 9:45 AM] ‪+62 812-832‬: Hahahahaha Indra .. 😜😜😜
[10/8, 9:54 AM] ‪+1 (778) 68‬: Fie, Gimana Prof kita jadi ke Canada?
[10/8, 10:24 AM] ‪+62 812-832‬: Jadi Dra .. udah confirm dia
[10/8, 12:23 PM] ‪+62 812-910‬: @ sis Helfie & uda Syaf, klo cash flow nya mau lancar setiap invoice di factoring aja......😆
[10/8, 12:29 PM] ‪+62 813-195‬: Di tempat saya banyak tuh yang bad debt, bahkan ada yang gak bayar
[10/8, 12:37 PM] ‪+62 812-910‬: klo gag mau pake anjak piutang, gunakan asuransi invoice - premi nta jg bagus, brow Jack
[10/8, 12:38 PM] ‪+62 813-195‬: Ada ya asuransi invoice?
[10/8, 12:39 PM] ‪+62 812-910‬: ada brow kami sdh pakai
[10/8, 12:40 PM] ‪+62 812-910‬: krn tdk boleh di factoring in, brow
[10/8, 12:40 PM] ‪+62 813-195‬: Itu untuk setiap invoice?
[10/8, 12:40 PM] ‪+62 812-910‬: Yoi brow
[10/8, 12:41 PM] ‪+62 813-195‬: Beda nya dengan factoring?
[10/8, 12:41 PM] ‪+966 55 013‬: Asuransi jiwa maksudnya Jack.
Siapa tau karena banyak bad debt, doi jadi kejang-kejang..
🙊
[10/8, 12:41 PM] ‪+62 812-910‬: Jd klo mau usaha, jangan takut dgn run out of cash flow, banyak jalan ke Roma, my friends
[10/8, 12:42 PM] ‪+966 55 013‬: Makanya perlu asuransi..
[10/8, 12:43 PM] ‪+62 812-910‬: klo factoring setiap invoice lgsg di beli oleh mereka dgn nilai 85-90 persen nya, lalu mereka yg tagih ke customer kita
[10/8, 12:44 PM] ‪+966 55 013 ‬: Gede banget mas brow.
[10/8, 12:45 PM] ‪+62 812-910‬: krn semua resiko dah tanggungan mereka
[10/8, 12:46 PM] ‪+62 812-910‬: klo asuransi invoice, hanya inviice yg bermasalah sj yg mereka handle
[10/8, 12:46 PM] ‪+966 55 013 : Waduh.. pegimane ceritanye kalau profit cuma 10%, dan kita cuma kebagian 85%?
Nombok 5% plus waktu yg hilang sebulan lebih..
[10/8, 12:47 PM] ‪+62 812-910‬: klo bisnis profit nya cuma 10% mah dah rugi dulyan atuh kang
[10/8, 12:47 PM] ‪+966 55 01‬: Oo.. mereka mau terima invoce yg bermasalah aja ya?
[10/8, 12:48 PM] ‪+62 812-910‬: klo yg factoring or anjak piutang, semua invoice kita mereka ambil/bayarin, brow
[10/8, 12:51 PM] ‪+62 812-910‬: klo asuransi invoice, kita kasi data2 customer & forecast omzet lalu mereka review & hitung berapa premi tahun berjalan yg hrs kita bayar & asuransi ini hanya meng handle invoice yg bermasalah saja....
[10/8, 12:56 PM] ‪+62 813-1959‬: Hmmm gitu ya, coba nanti kita review...
[10/8, 1:01 PM] ‪+62 812-8322: Kl perusahaan distribution profit margin nya paling gede cuma 10 %

[10/8, 1:09 PM] Syafrudin Sabirin: Mirip-mirip jual giro ya pak Andri ? Biiasanya mereka ngambil 5 %. . Ruginya keuntungan kita berkurang, tak apa2 sih dari pada ngak terima sama sekali, kalau bermasalah...? Biasanya yang dicari yang yang punya rekening giro. Kasus penipuan giro dong ?
[10/8, 1:16 PM] Syafrudin Sabirin: Jual - beli giro
[10/8, 1:24 PM] ‪+62 813-333‬: Punya reference insurence company gak bro...?
[10/8, 2:38 PM] ‪+62 812-9100‬: bukan-bukan & tdk ada hub dgn rek giro, uda Syaf
[10/8, 2:40 PM] ‪+62 812-910‬: ada beberapa, bisa browsing di internet, klo sy yg info nanti dikira agent nya lagi brow Eko
[10/8, 2:56 PM] Syafrudin Sabirin: Kalo asuransi dibayar jika ada masalah, sedangkan jual beli - giro kita akan dibayar di muka sebesar yang tertera di giro minus fee yang akan kita bayar misalnya 3 s/ d 5 persen ( sesuai perjanjian), misalnya Rp 100 jt, maka yang beli akan bayar kita sebesar Rp 95 jt dan bank akan tetap membayar sang pembeli pas jatuh temponya sebesar nilai nominal yang tercantum di giro tsb.

[10/8, 2:59 PM] Syafrudin Sabirin: Praktek ini sering terjadi, konon giro aku aja diperjual-belikan orang di kota Tasik dan Pekalongan