Minggu, 14 Januari 2018

NGOMONG-NGOMONG HAL INVESTASI PROPERTI DI JAKARTA


Ada beberapa type investasi di bidang property yang sangat menarik untuk kita amati di Jakarta, antara lain :
1. Rumah Tinggal atau kontrakan.
2. Investasi kios di pusat-pusat grosir seperti di Tanah Abang. 
3. Ruko.
4. Apartemen.
Keuntungan invest rumah tinggal (berupa rumah tapak atau Landed House :
- Bisa digunakan sendiri.
- Bisa dikontrakan untuk menambah penghasilan keluarga.
- Harga jualnya selalu naik.
Sedangkan kerugiaanya tak ada sama sekali, paling 2-3 tahun pertama mau-tak mau kita harus berhemat untuk melunasi sisa pembayaran pada pihak lain, jika kita mengunakan uang pihak ketiga guna membayar rumah tsb.
Keuntungan invest kios di pusat-pusat grosir yang ramai dan sudah cukup terbukti untuk itu : harga kontraknya jauh kebih tinggi jika kita mengontrakan sebuah rumah tinggal, harganya bisa 3 kalinya bahkan bisa lebih,
Perbandingan antara harga sewa rumah tinggal dengan harga jualnya = 1 : 10, sedangkan perbandingan harga sewa sebuah rumah di pusat kota Jakarta dengan harga jualnya = 1 : 25 s/d 30.
Jika harga jual sebuah kios Rp 1 milyar maka harga kontrsk per tahunya bisa sekitar Rp 100 jt, dengan harga jual yang sama, biaya kontrak yang dapat diterima pemilik sebuah rumah hunian hanya sekitar Rp 40 s/d 50
Keuntungan invest ruko :
- Status hak milik
- Bisa diwariskan.
- Bisa digunakan untuk usaha sendiri.
- Bisa dikontrakan lagi.
- Harga jual tinggi
- Biaya membangunnya jauh lebih murah jika dibanding dengan membangun rumah tinggal.
Keuntungan membeli apatement :
- Lokasinya bisanya strategis.
Sedangkan kerugiaanya :
- Harganya mahal.
- Status kepemilikan kadang tak jelas tergantung kebijakan pengembang dan pengelolanya.
- Harga service chargenya tergolong mahal dan sewaktu-waktu bisa dinaikan pengelola secara sepihak.
Sekarang pertanyaanya :
Mana yang lebih menguntungkan investasi atau beli rumah tinggal untuk dikontarakan lagi atau beli kios di pusat grosir untuk dikontrakan lagi ?
Jawab : Tergantung dari kemampuan dan tujuan investasi kita, harga kontrakan rumah tinggal di Jakarta biasanya berkisar antara 4%-5% dari harga jualnya, sedangkan harga sewa kios di pusat grosir, misalnya di Tanah Abang sekitar 10%-15% dari harga jualnya, tapi ingat status kios hanya hak pakai biasanya selama 20-25 th pemakaian, sedangkan rumah statusnya hak milik dan bisa diwariskan tanpa harus menebusnya kembali.
Ini tak berlaku buat ruko atau rukan, banyak aspek yang mempengaruhi harga sewa sebuah ruko terutama lokasinya
Jakarta, 14 Januari 2018
Syafrudin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar