Rabu, 19 Desember 2018

Fashion Designer




Seni terapan seperti fashion  tidaklah bebas nilai seperti halnya ilmu pengetahuan alam atau matematika, penilaian sebuah karya seni seperti hasil karya seorang fashion designer, sangat dipengaruhi oleh pengalaman,  budaya asal si penilai, usia, jenis kelamin dan juga agama sipenilai (atau bisa juga calon customer). Bagus kata designer belum tentu bagus menurut calon customernya, reseller sebagai perpanjangan tangan dari seorang designer (produsen) tentu pernah juga merasakan hal yang sama "tadinya dia pikir calon customernya tentu  akan suka dengan design A, ternyata orang-orang atau khalayak justru sukanya pada design yang lain", misalnya design B, pada hal design B tsb tak pernah diunggullanya. "Tadinya dia pikir design A akan booming ternyata adem ayem", walau dia sudah stock banyak. Kemanggisan, 19 Desember 18, syafrudin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar