Oleh Syafrudin Sabirin pada 8 April 2013 pukul 18:59
Prihatin melihat beberapa teman dan saudara yang bangkrut usahanya akibat dari kecerobohan, untuk itu saya mencoba menganalisa dan memberikan beberapa kiat agar usaha kita tidak gampang mengalami kebangkrutan. kiat ini saya dapatkan dari beberapa orang-orang tua Silungkang yang sebagian besar sudah meninggal dunia, semasa hidupnya mereka dikenal sebagai pedagang asal Silungkang yang sukses dan sukses juga menularkan kemampuan mereka dalam berdagang pada generasi d ibawah mereka, sbb:
1. Tujuan kita berdagang adalah untuk mencari uang guna membiayai kehidupan keluarga, bukan buat cari nama agar terkenal.2. Pujian merupakan racun, jika terlalu ditanggapi.3. Celaan merupakan obat penambah semangat untuk berusaha.4. Lebih baik kehilangan pelanggan dari pada kehilangan uang.5. Hati-hati dengan pengeluaran toko dan pengeluaran pribadi/keluarga, dengan kata lain harus berhemat.6. Uang bank hanya dipakai jika kita benar-benar butuh.7. Karyawan tidak perlu tahu modal barang dagangan.8. Jangan terlalu banyak bicara dan mengumumkan kiat-kiat dan rencana-rencana kita dalam berdagang, kecuali dengan orang-orang kepercayaan.9. Biasanya seorang pelanggan (dadakan) tidak akan berbelanja lagi kepada kita begitu berhasil mendapatkan piutang atau kridit dari kita, dia akan menghilang dan akan berbelanja di tempat lain.10. Tidak ceroboh dalam memberi piutang :Batasan pemberian piutang, max. sebesar keuntungan yang kita peroleh dari pelanggan tersebut, tujuannya untuk berjaga-jaga dari kemungkinan terburuk "Pelanggan tidak mau melunasi piutang"ini juga berguna untuk menjaga semangat kita dalam berusaha, larut dalam kesedihan karena kehilangan uang dengan kata lain untuk menghindari sakit hati yang mendalam.
11. Sebelum memberi piutang atau kridit, yakinlah "pelangan tersebut benar-benar mau berbisnis dengan kita dan dia benar-benar butuh barang yang kita tawarkan, dia ingin hubungan bisnis yang berkelanjutan.
12. Jangan sekali-sekali ngutangi barang-barang yang lagi laku keras dan barang tersebut sulit didapat atau membutuhkan waktu yang lama untuk memproduksinya.
"inilah kesempatan kita untuk mendapatkan keuntungan yang lumayan pada putaran yang tinggi","ini baru dagang namanya"
Bersambung................
1. Tujuan kita berdagang adalah untuk mencari uang guna membiayai kehidupan keluarga, bukan buat cari nama agar terkenal.2. Pujian merupakan racun, jika terlalu ditanggapi.3. Celaan merupakan obat penambah semangat untuk berusaha.4. Lebih baik kehilangan pelanggan dari pada kehilangan uang.5. Hati-hati dengan pengeluaran toko dan pengeluaran pribadi/keluarga, dengan kata lain harus berhemat.6. Uang bank hanya dipakai jika kita benar-benar butuh.7. Karyawan tidak perlu tahu modal barang dagangan.8. Jangan terlalu banyak bicara dan mengumumkan kiat-kiat dan rencana-rencana kita dalam berdagang, kecuali dengan orang-orang kepercayaan.9. Biasanya seorang pelanggan (dadakan) tidak akan berbelanja lagi kepada kita begitu berhasil mendapatkan piutang atau kridit dari kita, dia akan menghilang dan akan berbelanja di tempat lain.10. Tidak ceroboh dalam memberi piutang :Batasan pemberian piutang, max. sebesar keuntungan yang kita peroleh dari pelanggan tersebut, tujuannya untuk berjaga-jaga dari kemungkinan terburuk "Pelanggan tidak mau melunasi piutang"ini juga berguna untuk menjaga semangat kita dalam berusaha, larut dalam kesedihan karena kehilangan uang dengan kata lain untuk menghindari sakit hati yang mendalam.
11. Sebelum memberi piutang atau kridit, yakinlah "pelangan tersebut benar-benar mau berbisnis dengan kita dan dia benar-benar butuh barang yang kita tawarkan, dia ingin hubungan bisnis yang berkelanjutan.
12. Jangan sekali-sekali ngutangi barang-barang yang lagi laku keras dan barang tersebut sulit didapat atau membutuhkan waktu yang lama untuk memproduksinya.
"inilah kesempatan kita untuk mendapatkan keuntungan yang lumayan pada putaran yang tinggi","ini baru dagang namanya"
Bersambung................

Tidak ada komentar:
Posting Komentar