Selasa, 16 Agustus 2016

Penyebab Kebangkrutan

Secara ringkas dapat disimpulkan beberapa hal penyebab kebangkrutan :


1. Besar pasak dari tiang, gaya hidup tidak bisa ditopang oleh penghasilan, utang numpuk sana-sini, akhirnya gali lubang tutup lubang.
2. Kurang selektif dalam memberi kredit atau piutang, akibatnya kredit macet, banyak piutang tidak tertagih.
3. Mismanagement, banyak terjadi kebocoran, karyawan tidak jujur dan overhead terlalu tinggi.
4. Terlambat mengantisipasi "market tren", akibatnya penjualan terganggu, stock barang jadi numpuk karena tidak terjual, terpaksa dijual dibawah ongkos produksi.
5. Salah dalam memilih badan pendanaan, pakai KTA atau pinjam sama rentenir, akibatnya bunga pinjaman terlalu tinggi.
6. Kesulitan dalam menemukan suplier yang dapat diandalkan baik dari segi quality, harga maupun keringanan dalam pembayaran.
7. Kurang menjaga kesehatan pribadi dan keluarga akibatnya perhatian terhadap usaha terganggu.
8. Tidak menyiapkan dana segar untuk antisipasi pada masa-masa sulit.
9. Tidak menambah pengetahuan, terutama yang berhubungan dengan bisninya.
10. Salah dalam berinvestasi ,mis : terlanjur membeli properti di daerah yang tadinya akan berkembang dengan pesat, rupanya hanya isapan jempol, dikadalin pengembang
11. Mengalami musibah, misalnya kebakaran dsb, dan kebetulan lupa mengansuransikannya
12. Lupa menyiapkan pengganti sebagai penerus usahanya.
13. Kurang mensyukuri nikmat Nya.

Ada beberapa hal biasanya yang akan dihadapi oleh seorang pengusaha atau pedagang setelah mengalami kebangkrutan , terpuruk hidupnya, hampir bercerai dengan istrinya, stres, depresi, dan masih banyak lagi hal negatif terjadi pada dirinya. (Maaf, saya tidak bermaksud memberitakan hal negatif). Hal tersebut lebih disebabkan oleh kebangkrutan dalam bisnis, dan sebagian ada yang kapok memulai bisnis kembali, dan mencoba melamar kerja kembali. MasyaAllah.

Selain kepintaran dalam hal menjual, marketing, pengelolaan keuangan, ada beberapa hal penting lain yang harus dihindari oleh seorang pedagang atau pengusaha agar usahanya selamat atau bahkan berkembang, antara lain :
1. Judi dan semacamnya
2. Minum-minuman keras dan narkoba
3. Perempuan : main perempuan, bini muda, wanita simpanan, pria simpanan (jika pengusahanya perempuan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar