Sudah lama aku punya impian seperti ini, tapi diurungkan dulu karena berbagai hal, setelah berjuang kurang-lebih 6 - 7 tahun (setelah pertemuan kita yang terdahulu), aku mencoba bangkit lagi (sebetulnya waktu itu tidak bangkrut2 amat karena alhamdulillah masih punya rumah), cuma waktu itu aku kerja serabutan, sempat buka bengkel motor, jualan dari sekolah2 dan kantor2, alhamdulillah sekarang aku baru merasa sekaranglah saatnya untuk coba bisnis lain, hitung2 menyebar resiko, karena Tanah Abang resikonya terlalu tinggi, dalam sekejap "kampak bisa berubah jadi jarum"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar